Alasannya Kenapa Brutu Bikin Lupa

Ada yang tidak tahu apa itu brutu? Itu lho pantat ayam tempat bulu ekornya tumbuh. Ada yang suka? Saya tidak. Entah, kenapa alasannya saya tidak suka brutu. Tapi yang paling saya ingat adalah bapak-ibu plus teman-teman saya bilang kalau brutu itu bikin pikun. Sejak saat itu, sepertinya saya tidak pernah makan brutu. Lagi pula ketika saya mau menjajal rasanya agak-agak kenyal-kenyal gimana gitu. Dan bikin enek. Yasudah, saya tidak jadi doyan.

Tapi, perihal pikun atau lupa itu saya dapatkan jawabannya waktu temen saya bilang kalau dia suka sekali sama brutu ayam. Bahkan sampai tergila-gila. Dia juga mengalami pengalaman yang hampir serupa sama saya sewaktu kecil. "Hush, anak kecil nggak boleh makan brutu nanti jadi pelupa!" Begitu teman saya mengikuti kata-kata ibunya. Tapi, sekarang dia makan brutu juga sih. Dan akhirnya dia tahu kenapa dia dulu nggak boleh makan brutu. Alasannya: saking enaknya brutu bikin yang makan sampai lupa daratan.

'Ah, masak?' kata saya dalam hati.

Temen-temen gimana, suka sama brutu ayam? Ceritain dong pengalamannya.

resources gambar di sini
Load disqus comments

4 komentar