Benarkah Hantu Film Asia Lebih Seram?

Inilah alasanku menilai hantu film Asia lebih seram dibanding film Hollywood.
Sumber: pixhder.com

Menurutku, dua negara di Asia yang sukses bikin merinding dengan film horornya selain Jepang adalah Thailand dan Korea.

Kenapa?

Menurutku ada dua alasan.

Yang pertama, mereka memiliki sosok hantu yang mirip dengan sosok hantu di Indonesia. Contohnya film Nang Nak dan A Tale of Two Sisters.

Di kebanyakan film horor Thailand dan Korea, sosok hantu kerap digambarkan sebagai wanita berambut panjang menutupi muka – mungkin, mungkin loh ini, hantu-hantu ini ingin membuktikan kepada penonton kalau mereka adalah eks model iklan sampo *hihihi, garing – biarin sih*.

Di samping rambut, kekhasan yang terlihat dalam hantu wanita Asia adalah cara kemunculannya. Jika muncul, mereka akan mulai merangkak pelan-pelan mendekati arah kamera, lalu mengejutkan penonton dengan raut wajah yang menyeramkan.

Penggambaran sosok hantu ini, jelas-jelas berbanding terbalik dengan Amerika, yang lebih sering mempertontonkan sosok monster dibandingkan eks-manusia berwajah busuk!

Vampire, Dracula, Frankenstein merupakan tiga contoh yang bisa kuberikan.

Apakah mereka mengerikan?

Well, bagi masyarakat Amerika sendiri mungkin mengerikan, tapi buatku tidak. Justru hantu Asia di film Thailand atau Korea-lah yang membuatku bergidik sampai tidak bisa tidur.

Yang kedua, karena sama-sama Asia, ada semacam penghubung yang membuat kita tidak jauh berbeda.

Contoh nyata sih ada di film komedi Korea, Thailand, Hongkong, dsb. Hampir dari kita pasti bisa ketawa jika melihat jokes mereka. Karena ya itu, mirip!

Itu aja sih menurutku alasan kenapa hantu di film Asia jauh lebih seram ketimbang film Hollywood. Menurut kamu bagaimana?
Load disqus comments

6 komentar