4 Opsi Cara Instal Ulang HP Android di Semua Merek & Tipe (Samsung, Oppo, Lenovo, Xiaomi, Vivo, Realme, dll)

Posting Komentar
4 Opsi Cara Instal Ulang HP Android di Semua Merek & Tipe (Samsung, Oppo, Lenovo, Xiaomi, Vivo, Realme, dll)

Well, aku mulai menulis lagi. Berusaha mengisi blog dengan konten tulisan maupun gambar setiap hari. Ya, meskipun hal ini belum mampu kulakukan lagi. Tapi seenggaknya semangat buat ngelakuin itu kembali membara. Penyebabnya satu: cicilan! Hihihi...

Kali ini, aku mau share, tentang 4 opsi cara instal ulang HP Android. Diluaran sana, jelas, sudah banyak postingan serupa. Tapi, hmm, apa ya? Mungkin ada beberapa tambahan info sekaligus pendapat dari apa yang sudah kubaca.

Jadi, ya sudah, kuposting saja disini.

Note: Postingan ini bukanlah langkah-langkah instal ulang OS Android ya! Cuma info kalau ada 4 opsi agar kamu mendapat pengalaman memakai Android dengan lebih baik lagi.

I. Penyebab HP Android Perlu Diinstal Ulang

Oke, kita semua tau ya, kalau Android itu adalah sistem operasi. Bahasa kerennya: OS. Kayak Windows. Sebagaimana Windows, sistem operasi (OS) Android ini bisa di-reinstal – Instal ulang, maksudnya. Hehehe, biar keren.

Pertanyaannya: kenapa Android perlu diinstal ulang di sebuah HP pintar? Merujuk pada blog-blog yang bertebaran di internet, aku menemukan ada beberapa faktor penyebabnya, yaitu:

  1. Mau hapus data, biasanya sih user yang habis beli HP seken jadi mau ngilangin data dari user sebelumnya.
  2. Lupa sandi/PIN/pola.
  3. HP-nya lemot, ingat HP-nya ya, bukan usernya ya, xixixi.
  4. Ada virus, biasanya iklan yang nongol tanpa diminta entah darimana).
  5. Sistem ngalami crash (nge-freeze/nge-hang), hmm, aku ngalami ini waktu sering nge-root HP.
  6. Dan terakhir, usernya suka ngoprek HP.

II. Stock ROM atau Custom ROM?

Terus, FYI, tiap HP Android sudah punya ROM original, atau biasa disebut stock ROM. Itu sudah ada dari sononya (pabriknya, maksudnya :D). Stock ROM ini punya kelemahan. Banyak aplikasi bawaan (bloatware) yang mungkin saja nggak akan pernah kita pakai, karena nggak butuh. Kelebihannya, ya, stabil.

Stock ROM ini punya ROM tandingan. Namanya custom ROM. Nah, custom ROM ini dibikin sama orang-orang kreatif diluaran sana yang mendedikasikan hari-harinya buat bikin OS Android makin moncer. Kekurangan dari custom ROM itu kadang ada beberapa fitur yang nggak sempurna, atau malah nggak bekerja sama sekali. Misal, kamera depan. Sementara, kelebihannya adalah custom ROM lebih cepat dan smooth dibanding stock ROM.

Jadi, kalau kamu mau melakukan instal ulang, kamu tentuin dulu: mau pakai stock ROM atau custom ROM? Pilihan kamu bakal nentuin cara kamu menginstalnya nanti.

IV. 4 Opsi Instal Ulang OS Android

Kamu sudah nentuin mau pakai stock / custom ROM? Oke. Sekarang kamu, bisa baca opsi apa saja yang bisa kamu pilih.

A. Instal Ulang Smartphone OS Android Pakai Stock ROM

Kamu tetap milih pakai stock ROM? Hmm... Nggak ada salahnya sih! Menurutku bagus-bagus saja.

Untuk pasang stock ROM, kamu bisa pilih pakai komputer atau nggak.

  1. Pakai komputer | Syarat utama opsi ini adalah punya komputer. Nah, masalahnya, nggak semua pengguna smartphone punya komputer kan? Padahal, kalau ada komputer, pasang stock ROM itu gampang banget. Cuma butuh Windows sama Odin (buat HP Samsung) atau SP Flash Tool (buat beberapa HP Cina).
  2. Tanpa komputer | Syarat utama pasang Stock ROM Android tanpa komputer itu adalah terpasangnya custom recovery, kayak TWRP, CMW, Phil Touch, dll. Yang paling terkenal emang TWRP. Banyak versinya. Cara pasangnya custom recovery ini bagaimana? Hmm, akan sangat panjang jika kujelentrehkan disini. Mungkin aku akan membuat postingan baru terkait hal ini.

B. Instal Ulang Pakai Custom ROM

Kalau pakai mau instal ulang HP Android kamu pakai custom ROM juga nggak begitu sulit kok. Kamu cuma butuh custom recovery (baca: TWRP). Beberapa tipe HP, khususnya HP jadul, nggak butuh komputer cuma buat pasang TWRP. Cuma ya itu, HP-nya kudu diroot. Kalau HP kekinian kayaknya butuh banget sama komputer buat pasang TWRP-nya.

Habis pasang TWRP, baru deh flashing custom ROM-nya. Cara-cara pasang custom ROM mungkin bakalan aku rilis di postingan lain. Dengan catatan, kalau ada HP uji cobanya.

Kalau menurutku cara inul (instal ulang) HP Android ya cuma dua ini. Tapi, beberapa blogger menambahkan 3-4 cara. Padahal berdasarkan pengalamanku yang masih nub ini. Dua cara tambahan yang mereka sebutkan bukanlah cara instal ulang. Melainkan cara mereset HP saja. Jadi, HP terasa seperti baru keluar dari pabrik.

C. Reset pabrik

Seperti yang kubilang sebelumnya, opsi ini bukanlah instal ulang. Tapi, mereset HP jadi kayak baru buka kardus (unboxing). Kalau kita ngelakuin hal ini, semua data akan terhapus sempurna.

Meskipun bukan instal ulang, tapi reset pabrik sangat bagus buat kita yang mau ngelakuin jual beli HP bekas (seken). Kita bisa menghapus semua data tanpa harus ribet mempersiapkan ini-itu.

Jadi, kalau semisal mau jual HP yang penuh kenangan sama foto mantan, kamu bisa pilih opsi reset pabrik supaya orang yang beli HP-mu nanti nggak ikut-ikutan patah hati. Hehehe...

D. Reset dengan Kode Rahasia (Soft Reset & Hard Reset)

Opsi terakhir, kudapat dari artikelnya Jalantikus. Jujur aja, aku baru tau mengenai hal ini. Intinya, dengan mengakses kode rahasia ini, kita bisa ngelakuin soft reset ataupun hard reset. Tergantung kode yang mau dipilih. Berdasarkan artikel tersebut, kita bisa tekan tombol terus tekan dial telpon. Kode *#*#7780#*# untuk soft reset. Kode *2767*3855# untuk hard reset.

Kode-kode rahasia ini berlaku untuk hampir semua merek HP Android yang ada di pasaran.

IV. Pengalamanku sendiri

Dari 4 opsi cara instal ulang HP Android yang sudah kupaparkan di atas, sejujurnya aku hanya pernah melakukan tiga opsi saja. Instal ulang stock ROM, instal ulang custom ROM, dan reset pabrik. Sedangkan opsi terakhir, aku belum pernah mencobanya sama sekali. Karena, aku juga baru mengetahuinya. Dan belum ada HP lain untuk dijadikan kelinci percobaan.

Manakah opsi yang lebih mudah untuk dilakukan? Menurutku ya opsi ketiga, yaitu opsi reset pabrik. Karena lebih cepat dan fleksibel mau dimana dan kapanpun.

Oke, sekarang kita sudah sampai di penghujung artikel. Nggak ada pesan yang mau kusampaikan. Yang jelas, terserah kamu mau memilih opsi yang mana. Sampai jumpa lagi di postingan selanjutnya.

Related Posts

Posting Komentar